Ketua BPD Banua Sibohou Silimaewali Diduga Rekayasa Berita Acara

Ketua BPD Banua Sibohou Silimaewali Diduga Rekayasa Berita Acara
Photo: Isi Laporan usulan Pemberhentian PJ.Kades Banua Sibohou Silimaewali

NIAS,   Ketua Badan Permusyawaratan Desa(BPD)Banua Sibohou  Silimaewali (OT), untuk memuluskan aksinya diduga sengaja merekayasa berita acara hasil musyawarah bersama yang dilaksanakan pada hari selasa yang lalu 16 Februari 2021

Sesuai dengan petunjuk camat  Bawalato bahwa BPD, bersama pemerintah Desa, dan masayarakat Desa Banuasibohou silimaewali telah  melaksanakan musyawarah di balai Desa  pada hari Selasa lalu (16/2) terkait pembahasan Pengembalian pajak Honor aparat Desa PPH pasal 21 dan pembangunan dari dusun I(satu) ke dusun VII(Tujuh). Hal tersebut di sampaikan Melalui Via Wathsapp Ketika dikonfirmasi kepada Sokhiziduhu Hulu salah satu anggota  BPD Desa Banuasibohou Silimaewali Kecamatan Kabupaten Nias Selasa, (23/02/21) Pukul 20.30 Wib malam.

Sokhiziduhu Hulu Salah satu anggota BPD Desa Banua Sibohou  menyampaikan bahwa hasil musyawarah yang disepakati bersama aparat Desa dan masyarakat  pada saat itu yakni; sepakat Pj.Kades  Mengembalikan  honor aparat Desa yang dipotong tentang PPH pasal 2, dan pembangunan pengerasan jalan yang dialihkan Ke Dusun I sepakat dikembalikan dan dilanjutkan Pembangunan tersebut di Dusun VII.

Sokhiziduhu merasa kecewa kepada ketua BPD yang sudah  menyalahgunakan wewenangnya terkait hasil musyawarah  yang menurut saya bahwa dihasil musyawarah  tidak ada usulan  pemberhentian PJ.Kades, pada hal isi musyawarah  rapat pada hari selasa tanggal 16 Februari  itu hanya  penyetujuan Pengembalian pembayaran Honor aparat Desa  yang sudah dipotong pada pajak pph 21, dan penyetujuan  mengembalikan bangunan yang sudah di alihkan dari dusun I ke dusun VII.

"Saya juga heran bahwa Seusai musyawarah berita acara tidak dibacakan di hadapan para undangan musyawarah,
barulah sore harinya telah dibuat dengan berita acara usulan  Pemberhentian Pj. kades.

"Saya sebagai salah satu anggota BPD bersama beberapa  Perangkat desa dan tokoh juga masyarakat tidak senang dan tidak setuju atas sewenang-wenang oknum Ketua BPD merubah  hasil musyawarah yang telah kami sepakati  bersama, "Ungkap Sokhizuduhu

Informasi dari salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya  bahwa  pelaksanaan musyawarah tersebut PJ.Kades tidak bisa hadir pada saat itu dan hanya dihadiri ketua dan anggota BPD, aparat Desa, LPM, para tokoh dan masyarakat Desa Banuasibohou.

Dikonfirmasi kepada PJ.kades  Teheziduhu hulu melalui telepon via seluler terkait tidak hadir dalam musyawarah tersebut dan informasi  Usulan pemberhentian dirinya jadi Pj. kades kepada camat dan Bupati Nias.

Pj. Kades yang menanggapi isu tersebut mengatkan Pertama-tama saya  berterimaksih kepada BPD telah memfasilitasi musyawarah tersebut dan sudah  terlaksana dengan baik.

"Pada saat musyawarah saya memang  tidak menghadiri musyawarah tersebut karena ada urusan yang tidak bisa terelakan dan segala sesuatu telah saya serahkan kepada perangkat Desa

Kemudian Pj.Kades menuturkan bahwa hasil musyawarah tersebut sudah  saya dengar. Paparnya

Hasil musyawarah  tersebut sudah di informasikan ke saya dan hal itupun akan saya laksanakan, soal usulan  pemberhentian jabatan saya sebagai PJ.Kades itu belum saya dengar, " Pungkas Kades.*(Desman Tel )

Nias Sumut
Desman Telaumbanua

Desman Telaumbanua

Previous Article

Dukung Dunia Pendidikan, PT Toba Pulp Lestari...

Next Article

DPC Granat Apresiasi Kinerja Kapolres Simalungun...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 124

Postingan Tahun ini: 563

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 1011

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 48

Postingan Tahun ini: 537

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 48

Postingan Tahun ini: 192

Registered: Jan 24, 2021

Profle

Azhar Harahap

Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
Kadis Dikbud Buteng: Kalau Ada Honornya GTT di Bawah Satu Juta, Laporkan ke Saya

Follow Us

Recommended Posts

Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka
Diduga Tidak Sanggup Bayar Uang Persalinan, Dedek Elivia Ditahan RS Bina Kasih
Penyidik Jampidsus Serahkan Berkas Perkara Tahap Satu Dugaan Penyimpangan Pengalihan IUP Batubara di Kabupaten Sorolangun
Dukung Program Jangan Mudik, Jaksa Agung Buka Pasar Murah Virtual Untuk Pengemudi Ojek Online
Penyidik Jampidsus Serahkan Berkas Tahap Dua Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Pembiayaan PT. Bank Syariah Mandiri