Sistem Eprocurement PTPN IV Diragukan, Dua Pejabat Puncak Dikonfirmasi Soal Rekanan Bungkam

Sistem Eprocurement PTPN IV Diragukan, Dua Pejabat Puncak Dikonfirmasi Soal Rekanan Bungkam
Kantor PTPN IV Unit Kebun Hatonduhan dan Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno

SIMALUNGUN - Integritas, Profesional dan Kredibilitas serta semboyan Akhlak tidak berlaku dalam bentuk, Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaborator pada Managemen PT (Persero) Perkebunan Nusantara IV Medan dikelola Kementerian Badan Usaha Milik Negara RI dan juga dikendalikan oleh Holding PT (Persero) Perkebunan Nusantara III, ternyata Implementasinya tidak terbukti.

Kini menjadi sorotan publik dikarenakan adanya perusahaan rekanan di PTPN IV, dinyatakan jelas bermasalah dalam hal pengadaan barang dan jasa di lokasi PTPN IV Kebun Unit Hatonduhan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (20/03/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

"Terkait PT JMP patut dievaluasi dan seharusnya telah di Black List dari daftar rekanan di PTPN IV Medan, " sebut Robert Girsang dalam pesan selularnya.

Pasalnya, terkait proyek-proyek fisik infrastruktur yang dikerjakan tidak sesuai dengan RKS dan Spek Teknis pada TA 2020 lolos verifikasi kelayakan mengikuti eProcurement (proses lelang sistem elektronik ; red). Apabila sistem lelang ini benar-benar dilaksanakan sesuai aturan tentunya secara sistem elektroniknya yang akan menolak apabila perusahaan rekanan itu tidak memenuhi syaratnya.

"Amburadul dikerjakan oleh pihak rekanan atau vendor, seharusnya surat yang teguran dan surat peringatan yang diberikan oleh pihak managemen unit kebun ditanggapi oleh Kabag Tehnik dan Kabag Tanaman, responnya harus diberikan sanksi, " katanya.

Apabila hasil pelaksanaan di lapangan, yang dinilai dinilai tidak membawa manfaat dan kebaikan bagi kemajuan PTPN IV Medan, bahkan justru sering dianggap merugikan keuangan perusahaan yang nota bene uang negara menerima sanksi tegas.

"Kami minta pejabat PTPN IV dalam hal ini Kabag Tehnik dan Kabag Tanaman bekerja secara profesional. Tidak boleh ada intervensi atau kepentingan menguntungkan bagi diri sendiri, " pungkas Robert.

Terpisah, Rio Damanik menerangkan, soal temuan pihaknya tentang hasil pengerjaan proyek fisik di Unit Kebun Hatonduhan dinilai asal jadi dan amburadul. Maka hal ini berpengaruh terhadap PTPN IV dalam hal peningkatan hasil produksi.

"Proyek fisik TA 2020 di lokasi Unit Kebun Hatonduhan oleh PT JMP saat ini diketahui peningkatan mutu dan kualitas jalan berbahan material batu koral, " sebut Rio Damanik.

Rio Damanik mengaku telah melakukan penelusuran di lokasi proyek pengerasan jalan yang dikerjakan pada bulan Juni tahun 2020 yang lalu dan saat ini, fakta ditemukan hasil pengerjaan fisik fungsi jalan utama sekaligus jalan produksi, telah melanggar kontrak kerja.

"Tidak sesuai dengan acuan dan syarat-syarat teknis, harusnya batu coral itu dihampar dan disusun berdiri secara manual dengan tenaga manusia, bukan dihampar menggunakan greder. Batu coral yang ukuran 10 x 13 Cm disusun tegak berdiri baru digilas rata oleh bomak dengan kecepatan maksimal 3km/jam, " sebut pria yang berdomisili di Kelurahan Kerasaan, Kecamatan Pematang Bandar itu.

Hingga berita ini dilansir, Managemen PTPN IV Medan Direktur Sucipto Prayitno selaku penanggung jawab alokasi Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa dikonfirmasi melalui selularnya Kepala Bagian Teknik Fitra Rinaldy dan Kabag Tanaman Khayamuddin Panjaitan, tampak dalam laporan pesan, telah sukses terkirim dan terbaca.

Namun, tindakan ke dua pejabat terkait proses pengadaan barang dan jasa oleh pihak rekanan PTPN IV Medan, sangat disesalkan, hingga berita ini dilansir dan dipublikasikan, terkesan enggan memberikan tanggapan atau penjelasan soal pelaksanaan proyek pengerasan jalan yang hasilnya tidak maksimal.

(Amry Pasaribu)

simalungun sumut
Amry Pasaribu

Amry Pasaribu

Previous Article

Kajari Gunungsitoli Sampaikan Materi Tentang...

Next Article

Proyek Jembatan di Kebun Mayang Disebut...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 124

Postingan Tahun ini: 563

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 1011

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 48

Postingan Tahun ini: 537

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 48

Postingan Tahun ini: 192

Registered: Jan 24, 2021

Profle

Azhar Harahap

Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
Kadis Dikbud Buteng: Kalau Ada Honornya GTT di Bawah Satu Juta, Laporkan ke Saya

Follow Us

Recommended Posts

Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka
Diduga Tidak Sanggup Bayar Uang Persalinan, Dedek Elivia Ditahan RS Bina Kasih
Penyidik Jampidsus Serahkan Berkas Perkara Tahap Satu Dugaan Penyimpangan Pengalihan IUP Batubara di Kabupaten Sorolangun
Dukung Program Jangan Mudik, Jaksa Agung Buka Pasar Murah Virtual Untuk Pengemudi Ojek Online
Penyidik Jampidsus Serahkan Berkas Tahap Dua Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Pembiayaan PT. Bank Syariah Mandiri